Footer Widget 1

Texts

Footer Widget 3

Footer Widget 2

Blogger Tricks

BlogFlux Tools

Blogger Themes

Mouxine Zone

Apabila Sah Matinya

1.

Apabila seseorang itu telah disahkan matinya, perkara-perkara berikut hendaklah dilakukan :

Hendaklah kita ucapkan :

2.

Tukarkan pakaiannya dan bersihkan kekotoran yang keluar dari duburnya.
3.

Rapatkan kedua belah matanya.
4.

Qiamkan tangannya seperti dalam sembahyang.


5.

Rapatkan mulutnya.
6.

Ikat dagunya dan simpul di atas ubunnya.
7.

Luruskan kakinya.
8.

Ikatkan kedua ibu jari kakinya.
9.

Letakkan di tempat yang tinggi.
10.

Hadapkan ke Qiblat.




Merawat Orang Sakit dan Hikmahnya

Sakit adalah datangnya dari Allah. Penyakit yang ditimpa ke atas kita sebenarnya mengandungi hikmah. Antaranya ialah :

1.

Memberi kesedaran dan keinsafan kepada kita bahawa kita ini lemah dan tidak mempunyai kuasa dan kekuatan untuk menyembuhkannya melainkan Allah.
2.

Allah ingin menguji sejauh mana kesabaran kita menghadapi dugaan Allah.
3.

Allah ingin mengampunkan dosa kita yang kita telah lakukan samada secara sedar ataupun tidak.


Oleh itu, kita hendaklah sabar dan redha di atas dugaan yang telah diberikan Allah kepada kita dan berusahalah mencari ubatnya sebab Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud 'Tiap-tiap penyakit ada ubatnya kecuali mati'.

Sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud :

'Menziarah/melawat orang yang sakit pada permulaan masa sakitnya itu adalah Fardhu (wajib) dan kemudiann daripadanya Sunat, tidak lebih dari 3 hari'.

Ketika berada dekat dengan orang sakit, bacalah doa ini berulang kali,

Umat Islam amat menghargai kita melawat orang sakit terutama jika saudara-mara kita yang sakit begitu juga kalau jiran-jiran kita, walaupun jiran kita bukan dari golongan orang Islam.

Apa yang perlu di lakukan ketika menghadapi seseorang yang dalam keadaan nazak?

1.

Perlu berada di sisinya.
2.

Sentiasa mengingatkannya dengan kalimah Syuhadah iaitu :

Ash-hadu allah illaha illallah.....(cari tulisan jawi !!!!!!)

di telinganya dan hendaklah dimadkan bacaan kalimah tersebut. Manakala rakan-rakan yang lain membaca Al-Quran atau Yasin.

3.

Pesakit hendaklah ditelentangkan menghala ke Qiblat dan qiam tangannya.



Mukaddimah

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan kita harus bersedia menghadapinya kerana ia merupakan titik permulaan kepada penghidupan yang kekal abadi. Hanya mukmin yang dipanggil menghadap Tuhannya dengan hati bersih memperolehi kejayaan.


Menguruskan jenazah adalah merupakan perkara yang tidak boleh kita elakkan begitu sahaja. Ianya merupakan fardhu kifayah ke atas umat Islam. Dengan adanya sebahagian umat Islam yang mengetahuinya akan selesailah tanggungjawab itu.

Namun dalam keadaan sekarang ini, kesedaran di kalangan generasi muda untuk melaksanakan tanggungjawab ini amat tipis sekali. Ramai dari generasi muda yang tidak tahu cara-cara menguruskan jenazah dan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada jenerasi yang lebih tua dari mereka untuk melaksanakannya. Bayangkanlah suatu hari nanti ayah atau ibu kita meninggal dunia. Tergamakkah kita membiarkan orang lain menguruskannya sedangkan diri kita hanya melihat tanpa sebarang ilmu.

Sejajar dengan itu maka terbitlah halaman web ini bagi memberikan sedikit bimbingan dan panduan. Seperkara yang perlu diingat di samping kita menguruskan jenazah, diharap ianya dapat menjadi pengajaran kepada kita yang masih hidup untuk bersiap sedia menuruti jejaknya suatu hari nanti. Dengan adanya panduan-panduan ini adalah diharapkan sedikit sebanyak dapat memberi pengetahuan kepada para pelawat jika berlaku sesuatu kematian agar dapat membantu menguruskannya. Marilah kita memahami kehendak fardhu kifayah ini, moga-moga ianya dapat menjadi penyambung kesempurnaan dalam pengamalan syariat agama kita.

~~~~~~~ InsyaAllah ~~~~~~~

Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya

Sebuah teori lahir dari keingintahuan akan suatu kejadian atau keadaan. Tidak mudah untuk mempercayai sebuah teori baru, apalagi jika teori tersebut lahir ditengah kondisi masyarakat yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh para ilmuwan di awal-awal penemuan mereka.

Hal utama yang dihadapi untuk mengerti lebih jauh lagi tentang Tata Surya adalah bagaimana Tata Surya itu terbentuk, bagaimana objek-objek didalamnya bergerak dan berinteraksi serta gaya yang bekerja mengatur semua gerakan tersebut. Jauh sebelum Masehi, berbagai penelitian, pengamatan dan perhitungan telah dilakukan untuk mengetahui semua rahasia dibalik Tata Surya.

Pengamatan pertama kali dilakukan oleh bangsa China dan Asia Tengah, khususnya dalam pengaruhnya pada navigasi dan pertanian. Dari para pengamat Yunani ditemukan bahwa selain objek-objek yang terlihat tetap di langit, tampak juga objek-objek yang mengembara dan dinamakan planet. Orang-orang Yunani saat itu menyadari bahwa Matahari, Bumi, dan Planet merupakan bagian dari sistem yang berbeda. Awalnya mereka memperkirakan Bumi dan Matahari berbentuk pipih tapi Phytagoras (572-492 BC) menyatakan semua benda langit berbentuk bola (bundar).

Sampai dengan tahun 1960, perkembangan teori pembentukan Tata Surya bisa dibagi dalam dua kelompok besar yakni masa sebelum Newton dan masa sesudah Newton.

Permulaan Perhitungan Ilmiah
Perhitungan secara ilmiah pertama kali dilakukan oleh Aristachrus dari Samos (310-230 BC). Ia mencoba menghitung sudut Bulan-Bumi-Matahari dan mencari perbandingan jarak dari Bumi-Matahari, dan Bumi-Bulan. Aristachrus juga merupakan orang pertama yang menyimpulkan Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk lingkaran yang menjadi titik awal teori Heliosentrik. Jadi bisa kita lihat kalau teori heliosentrik bukan teori yang baru muncul di masa Copernicus. Namun jauh sebelum itu, Aristrachrus sudah meletakkan dasar bagi teori heliosentris tersebut.

Pada era Alexandria, Eratoshenes (276-195BC) dari Yunani berhasil menemukan cara mengukur besar Bumi, dengan mengukur panjang bayangan dari kolom Alexandria dan Syene. Ia menyimpulkan, perbedaan lintang keduanya merupakan 1/50 dari keseluruhan revolusi. Hasil perhitungannya memberi perbedaan sebesar 13% dari hasil yang ada saat ini.

Ptolemy dan Teori Geosentrik
Ptolemy (c 150AD) menyatakan bahwa semua objek bergerak relatif terhadap bumi. Dan teori ini dipercaya selama hampir 1400 tahun. Tapi teori geosentrik mempunyai kelemahan, yaitu Matahari dan Bulan bergerak dalam jejak lingkaran mengitari Bumi, sementara planet bergerak tidak teratur dalam serangkaian simpul ke arah timur. Untuk mengatasi masalah ini, Ptolemy mengajukan dua komponen gerak. Yang pertama, gerak dalam orbit lingkaran yang seragam dengan periode satu tahun pada titik yang disebut deferent. Gerak yang kedua disebut epycycle, gerak seragam dalam lintasan lingkaran dan berpusat pada deferent.

Teori heliosentrik dan gereja
Nicolaus Copernicus (1473-1543) merupakan orang pertama yang secara terang-terangan menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat sistem Tata Surya, dan Bumi bergerak mengeliinginya dalam orbit lingkaran. Untuk masalah orbit, data yang didapat Copernicus memperlihatkan adanya indikasi penyimpangan kecepatan sudut orbit planet-planet. Namun ia mempertahankan bentuk orbit lingkaran dengan menyatakan bahwa orbitnya tidak kosentrik. Teori heliosentrik disampaikan Copernicus dalam publikasinya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium kepada Paus Pope III dan diterima oleh gereja.

Tapi dikemudian hari setelah kematian Copernicus pandangan gereja berubah ketika pada akhir abad ke-16 filsuf Italy, Giordano Bruno, menyatakan semua bintang mirip dengan Matahari dan masing-masing memiliki sistem planetnya yang dihuni oleh jenis manusia yang berbeda. Pandangan inilah yang menyebabkan ia dibakar dan teori Heliosentrik dianggap berbahaya karena bertentangan dengan pandangan gereja yang menganggap manusialah yang menjadi sentral di alam semesta.

Lahirnya Hukum Kepler
Walaupun Copernicus telah menerbitkan tulisannya tentang Teori Heliosentrik, tidak semua orang setuju dengannya. Salah satunya, Tycho Brahe (1546-1601) dari Denmark yang mendukung teori matahari dan bulan mengelilingi bumi sementara planet lainnya mengelilingi matahari. Tahun 1576, Brahe membangun sebuah observatorium di pulau Hven, di laut Baltic dan melakukan penelitian disana sampai kemudian ia pindah ke Prague pada tahun 1596.

Di Prague, Brahe menghabiskan sisa hidupnya menyelesaikan tabel gerak planet dengan bantuan asistennya Johannes Kepler (1571-1630). Setelah kematian Brahe, Kepler menelaah data yang ditinggalkan Brahe dan menemukan bahwa orbit planet tidak sirkular melainkan elliptik.

Kepler kemudian mengeluarkan tiga hukum gerak orbit yang dikenal sampai saat ini yaitu ;

  1. Planet bergerak dalam orbit ellips mengelilingi matahari sebagai pusat sistem.
  2. Radius vektor menyapu luas yang sama dalam interval waktu yang sama.
  3. Kuadrat kala edar planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari.

Kepler menuliskan pekerjaannya dalam sejumlah buku, diantaranya adalah Epitome of The Copernican Astronomy dan segera menjadi bagian dari daftar Index Librorum Prohibitorum yang merupakan buku terlarang bagi umat Katolik. Dalam daftar ini juga terdapat publikasi Copernicus, De Revolutionibus Orbium Coelestium.

Awal mula dipakainya teleskop
Pada tahun 1608, teleskop dibuat oleh Galileo Galilei (1562-1642), .Galileo merupakan seorang professor matematika di Pisa yang tertarik dengan mekanika khususnya tentang gerak planet. Ia salah satu yang tertarik dengan publikasi Kepler dan yakin tentang teori heliosentrik. Dengan teleskopnya, Galileo berhasil menemukan satelit-satelit Galilean di Jupiter dan menjadi orang pertama yang melihat keberadaan cincin di Saturnus.

Salah satu pengamatan penting yang meyakinkannya mengenai teori heliosentrik adalah masalah fasa Venus. Berdasarkan teori geosentrik, Ptolemy menyatakan venus berada dekat dengan titik diantara matahari dan bumi sehingga pengamat dari bumi hanya bisa melihat venus saat mengalami fasa sabit.

Tapi berdasarkan teori heliosentrik dan didukung pengamatan Galileo, semua fasa Venus bisa terlihat bahkan ditemukan juga sudut piringan venus lebih besar saat fasa sabit dibanding saat purnama. Publikasi Galileo yang memuat pemikirannya tentang teori geosentrik vs heliosentrik, Dialogue of The Two Chief World System, menyebabkan dirinya dijadikan tahanan rumah dan dianggap sebagai penentang oleh gereja.

Dasar yang diletakkan Newton
Di tahun kematian Galileo, Izaac Newton (1642-1727) dilahirkan. Bisa dikatakan Newton memberi dasar bagi pekerjaannya dan orang-orang sebelum dirinya terutama mengenai asal mula Tata Surya. Ia menyusun Hukum Gerak Newton dan kontribusi terbesarnya bagi Astronomi adalah Hukum Gravitasi yang membuktikan bahwa gaya antara dua benda sebanding dengan massa masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum Gravitasi Newton memberi penjelasan fisis bagi Hukum Kepler yang ditemukan sebelumnya berdasarkan hasil pengamatan. Hasil pekerjaannya dipublikasikan dalam Principia yang ia tulis selama 15 tahun.

Teori Newton menjadi dasar bagi berbagai teori pembentukan Tata Surya yang lahir kemudian, sampai dengan tahun 1960 termasuk didalamnya teori monistik dan teori dualistik. Teori monistik menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Sedangkan teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda.


sumber : The Origin and Evolution of the Solar System (M. M. Woolfson)

Air Terjun Tertinggi Dan Terindah di Dunia !

plitvice waterfall
Image by jrsxxx33

If you’re like me, as a kid, you probably enjoyed throwing heavy objects off super-high buildings, just to see how long it took and what they looked like when they smashed. As a responsible adult, I now get my pleasure in gazing at water falling from extremely high cliffs and splashing into the rocks. It’s quite spectacular. We wanted to find out more, so we decided to research what the tallest waterfalls in the world were, measured by the highest drops.

10. Ramnefjells Walls (Ramnefjellsfossen)

Ramnefjells Walls (Ramnefjellsfossen)
Images by 1, 2

Located in the county of Sogn og Fjordane in the township of Stryn, Nesdalen in Norway, the Ramnefjellsfossen waterfall is a series of horsetail cascades with the tallest single drop measuring 1,968 feet (600 meters). However, the total height, if we include all the smaller cascades from the end of the Ramnefjellsbreen Glacier and those below the main point, is 2,685 feet (818 meters). Because of the small flow of water coming from the Jostedal Glacier, it was never used for hydroelectric purposes, unlike other waterfalls in Norway.

9. Kukenam Falls

Kukenam Falls
Images by 1, 2, 3

The Kukenam Falls also known as Cuquenan Falls has the largest plunge waterfall in the world. Located in Salto, on the Guyana-Venezuelan border, it’s famous for the tallest single drop of 2,000 feet (610 meters). It springs from the 8,620 feet (2,627 m) high Kukenaam Mountain and falls towards the Kukenan Tepui, plunging into the Arabopo river on the Cuquenan Plateau at Mata Hui. If you’re in Venezuela, don’t miss it!

8. Lang Falls (Langfoss)

Lang Falls (Langfoss)
Image 1, 2, 3, 4

Located in Horadland, western Norway, Langfoss is a cascade that falls for a total of 2,008 feet (612 meters) before it leaps out into Åkrafjorden. Because the European route E134 runs along the base of the waterfall, many people get to stop by for pictures or just to admire the majestic natural phenomenon; one of the main reasons some consider it to be the most beautiful waterfall in the world.

7. Alfred Creek Falls

Alfred Creek Falls
Image by 1

Alfred Creek, is one of the tallest waterfalls in North America. It runs off of the Alfred Glacier, and cascades down a solid bedrock wall for 700 meters before slamming onto a large alluvial fan. Located in the Sunshine Coast, in Canada the estimated height of the waterfall is 2,296 feet (700 meters).

6. Kjerag Waterfalls (Kjeragfossen)

Kjerag Waterfalls (Kjeragfossen)
Image 1, 2, 3, 4, 5

Kjerag also known as Kiragg, is a Norwegian mountain, located in Lysefjorden, the Rogaland county. It’s famous for its big stone, plugged between two big rocks, its great climbing and diving, as well as its extremely tall waterfall that plunges for 2,345 feet (715m). The view is spectacular, so remember to take your camera!

5. Mana’wai’nui Falls

Mana'wai'nui Falls
Image by 1, 2, 3

In Maui, Hawaii (not exactly the first place I expected to discover a huge waterfall) lie the Mana’wai’nui Falls. In native Hawaiian, it means “many spirited waters” - that’s because during the rainy season, as many as 25 segmented horsetails are formed. The tallest single drop of the Mana’wai’nui Falls is 2,360 feet (719m).

4. Ølmäa Falls (Ølmäafossen)

Ølmäa Falls (Ølmäafossen)
Image by 1

In Rauma, the Møre Og Romsdal province of Norway, just west of Mongefossena, lies the tallest waterfall in Europe and it’s a horsetail-type. Strangely enough, it doesn’t have a name - Ølmäafossen is just used to refer it to it in conversation! The water comes from the small glacier on the Romsdalen plateaus and falls down slowly. The drop is 2,362 feet (720m) high.

3. Monge Falls (Mongefossen)

Monge Falls (Mongefossen)
Image by 1

Mongefossen, in Norway is the tallest waterfall in the country with a total drop estimated to be at 2,535 feet (773m). Most of its water is used for hydroelectric production, which is the main reason why it’s dry most of the year, unless you get there during the great thawing of the snow (mid-spring to mid-summer).

2. Waihilau Falls

Waihilau Falls
Image by 1, 2, 3

In Hawaii’s large Waimanu Valley, the Waihilau Falls are the second tallest in the world, with an estimated drop of 2,600 feet (792m). For hikers, the valley is extremely fascinating - the whole area was abandoned in 1940 and it has become one of the few unaltered and unspoiled locations in Hawaii. And if you get to see a “monstrous” rainbow, the word “beautiful” will not adequately describe what you’ll see.

1. Angel Falls

Angels Falls
Image 1, 2, 3,

The tallest waterfall in the world with a total height of 3,212 feet (979m) and a clear drop measuring 2,648 feet (807m), is Angel Falls (Kerepakupai merú ) located in the Canaima National Park, in the Gran Sabana region of Bolivar State, Venezuela. The first to discover the waterfall was Ernesto de Santa Cruz in 1910. Notwithstanding this, the story of pilot Jimmy Angel who first saw the falls in 1937 (and subsequently nose-dived into them) is far more famous. Luckily, he and all the passengers escaped unharmed and received near-legendary status in Venezuela. Angel Falls were named after him. They are also known as Kerepakupai merú (in indigenous) which means “fall from the deepest place.”

Antara Hari ini dan Kemarin

Antara Kemarin dan Hari Ini

Risalah Nabi yang Terpercaya

Sejak 1376 tahun yang lalu Muhammad bin Abdullah, seorang nabi yang ummiy telah berseru di Makkah, di atas Bukit Shafa:

“Hai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian. Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Tidak ada Tuhan selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, seorang nabi yang ummiy yang beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk.” (QS. Al-A’raf:158)




Dakwah yang integral itu merupakan garis pembatas di alam semesta ini, pemisah antara hari kemarin yang gelap gulita dan masa kini yang indah sejahtera, serta masa depan yang terang benderang. Dia juga merupakan proklamator yang mendeklarasikan sebuah sistem baru, yang syar’i (pencetus syari’at)-nya adalah Allah sendiri, Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Melihat.

Mubalighnya adalah Muhammad sang pemberi kabar gembira dan ancaman. Kitabnya adalah Alquran yang jelas dan terang. Para jundi-nya adalah kaum muhajirin dan anshar, dan siapa saja yang ber-itiba’ kepada mereka secara ihsan. Sistem itu bukan produk manusia, melainkan shibghah Allah. Adakah shibghah yang lebih baik dari shibghah-Nya?

“Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Alkitab (Alquran) itu, dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi kami menjadikan Alquran itu sebagai cahaya yang kami tunjuki dengan dia siapa-siapa saja yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya Kami benar-benar menunjukkan kepadanya jalan yang lurus, (yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, kepada Allah-lah kembalinya segala urusan.” (Asy-Syura:52-53)

Manhaj Alquran dalam perbaikan sosial Alquran adalah kitab yang sarat dengan asas-ass perbaikan sosial yang syamil (utuh, menyeluruh) sejak awal diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Alquran mendeklarasikan asas-asas itu dari waktu, sesuai dengan waqi’ (realitas) yang ada.

Sungguh Allah telah mengumpulkan untuk umat ini sebuah penjelasan bagi segala sesuatu, termasuk di dalamnya asas-asas perbaikan sosial yang sempurna. Asas-asas tersebut adalah:

1. Rabbaniyah

Manhaj Alquran ini bersifat Rabbaniyah, artinya jauh dari kepentingan rendah manusia yang bersifat egois dan individual dan sebaliknya justru bertujuan untuk menempatkan manusia kepada keadaannya yang paling mulia di antara makhluk-makhluk Allah lainnya dalam sebuah harmoni yang sempurna. Karena sifatnya ini, manhaj Alquran juga tidak mengingkari fitrah manusia dan menghindari manusia dari bahaya bagi dirinya sendiri.

2. Ketinggian Kualitas Jiwa Manusia

Manhaj ini mengantarkan manusia kepada sifat-sifat mulia yang mendapatkan penghargaan yang tinggi dari Rabb-nya. Dengan ketinggian kualitas jiwa yang dicapainya, seorang manusia tidak akan lagi terjebak kepada kepentingan sesaat yang fana dan egois karena mengharapkan imbalan kemuliaan yang ukurannya di luar ukuran duniawi.

3. Penegasan Terhadap Keyakinan Adanya Jazza’ (Balasan) Atas Setiap Amal

Manhaj ini menegaskan bahwa manusia memang berhak atas imbalan atau jazza’ atas apa yang diperbuatnya, baik atau buruk. Namun, manhaj ini memperluas batasan jazza’ ke waktu yang lebih pasti dimana keadilan pasti tegak karena hakim pada hari itu adalah Hakim Yang Mahaagung dan Mahaadil. Jika ketidakadilan di dunia tidak terbalas, maka keadilan di akhirat sifatnya lebih dahsyat dan tegas, sehingga jika setiap manusia mengetahui apa yang ada di Hari Pembalasan nanti pasti akan lebih memilih pengadilan di dunia dan akan berbuat adil kepada semua orang. Bagi yang dizhalimi di dunia, Allah menyediakan pahala sabar.

4. Deklarasi Ukhuwah Antar-Sesama Manusia

Manhaj Alquran ini mengandung deklarasi ukhuwah yang tidak pernah ada dalam risalah agama lain. Dengan konsep ukhuwah ini, setiap manusia diberi bingkai bagaimana bersikap kepada setiap orang sesuai dengan keadaan masing-masing. Konsep ukhuwah dalam Islam bahkan dapat membuat dua orang yang tidak bersaudara mampu bersikap bagaikan kakak-adik, bahkan lebih erat lagi, dan sebaliknya konsep Ukhuwah Islamiyah juga menegaskan bagaimana sikap tegas dan adil kita kepada kerabat kita yang ingkar kepada Allah atau berbuat kesalahan. Deklarasi Ukhuwah Islamiyah tidak tertipu dengan ikatan-ikatan duniawi yang ditakdirkan Allah sebagai ujian di dunia yang tidak seharusnya dipatuhi jika ikatan tersebut membahayakan akhirat seseorang.

5. Bangkitnya laki-laki dan perempuan secara bersama-sama, mengumumkan adanya takaful dan emansipasi serta menetapkan tugas masing-masing secara rinci dan adil.

Diakui tidak ada sebuah konsep hidup yang manapun selain Islam yang mampu mendudukkan laki-laki dan perempuan pada kedudukannya sesuai dengan kodrat masing-masing. Dengan kedudukan yang sesuai ini, pria dan wanita dapat bekerjasama secara optimal tanpa ada yang menzhalimi dan dizhalimi. Tanpa ada pihak yang meninggalkan atau ditinggalkan dan juga tidak perlu ada pihak lain yang menjadi korban, misalnya anak-anak, masyarakat, atau orangtua. Kedudukan setiap individu dalam masyarakat berdasarkan manhaj Alquran ini sudah sangat sesuai dengan tuntutan keadilan semua pihak.

6. Penentuan dua macam gharizah (kecenderungan): Kecenderungan untuk memelihara jiwa dan memelihara keturunan serta mengatur berbagai tuntutan terkait dengan makanan dan pemenuhan kebutuhan seksual.

Dalam usaha pemeliharaan kesucian jiwa manusia, manhaj qurani memperlihatkan dua jalan untuk setiap kecenderungan: halal dan haram. Manusia berhak penuh untuk memilih dan juga bertanggung jawab penuh untuk memikul konsekuensinya.

7. Tegas dalam memerangi berbagai tindak kriminal dan pelanggaran HAM.

Ketegasan dalam hukum pidana dan perdata dan juga tersedianya konsep bagaimana seorang hakim seharusnya bertindak (ijtihad benar: dapat dua pahala, salah: dapat satu saja), bagaimana memperlakukan terpidana (contoh tentang pezina yang dirajam kemudian dinyatakan bahwa ampunan untuknya cukup untuk mengampuni seluruh penduduk Madinah saat itu), pertimbangan-pertimbangan berdasarkan keadilan sosial, semua itu menjadi alasan yang kuat bagi tobatnya kejahatan dan penjahat dalam setiap relung masyarakat.

8.Penegasan akan pentingnya wihdatul ummah.

Dalam konsep Qurani ini, persatuan ummat didahulukan bahkan dicontohkan oleh para sahabat, hal ini lebih didahulukan daripada pengurusan jenazah Rasulullah Muhammad saw. Contoh yang diberikan oleh Rasul saw sendiri adalah bagaimana beliau mempersaudarakan dua kelompok musuh bebuyutan Aus dan Khazraj. Juga tentang bagaimana ba’da Futuh Makkah Rasulullah saw memilih pulang ke Madinah bersama Muhajirin dan Anshar daripada pulang kampung menetap di Makkah.

9.Mewajibkan ummat untuk berjihad.

Di dunia yang penuh cobaan ini, kekuatan adalah unsur yang tidak dapat diabaikan. Selama masih di dunia selalu saja ada kuat ada lemah. Yang kuat selalu saja (merupakan sunnatullah) menang. Konsep jihad memayungi seluruh ajaran Islam sebagai atap memayungi batuan. Tak ada gunanya kemenangan fikrah jika tidak dibarengi dengan kemenangan secara faktual (fisik), dan tidak mungkin kemenangan tersebut tetap terpelihara jika tidak dijaga oleh kekuatan pasukan yang ikhlash. Konsep jihad sekali lag membuktikan ke-syamil-an manhaj qurani ini.

10.Menjadikan daulah sebagai sarana bagi perwujudan fikrah.

Dalam manhaj qurani, daulah atau negara memegang peran yang khusus dan penting. Dengan adanya negara yang berdaulat segala hukum dan syariah Islam ditegakkan dengan wujudnya yang optimal. Negara bertanggung jawab atas tercapainya sasaran-sasaran dan tujuan-tujuan Dienul Islam, bersama-sama dengan setiap individu dalam masyarakat, juga untuk pemeliharaannya. Baik dari sisi pencapaian maupun pemeliharaan aqidah, fikrah, dan syariat Islam; maupun pencapaian dan pemeliharaan keamanan, keutuhan, persatuan, keadilan sosial, dan kaderisasi umat. Wallahu a’lam bish shawab.

- Copyright © MouxineZone - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -